Syaifurrahman Menyerahkan Bantuan Rehab bangunan Gereja Dompu

Wawasan Kebangsaan adalah sebuah pupuk dari hidup berbangsa dan bernegara, oleh karena itu Syaifurrahman selaku Bupati Dompu, dalam beberapa kebijakannya, tetap mengacu pada upaya penekanan hidup bersama dalam Perbedaan adalah penting, maka pola kehidupan Toleransi serta upaya membangun keadilan bersama bagi Masyarakt Dompu merupakan Visi kepemimpinan yang akan tetap dijaganya, bentuk realisasi dari visi tersebut, Syaifurrahman tidak memandang sebelah mata setiap masyarakat Dompu, dalam kebijakan kepemimpinannya, karena masyarakat Dompu adalah warga negara Indonesia yang mempunyai hak dan posisi yang sama dalam mengenyam dan menerima segala kebijakan pemimpin di Dompu ini....


Syaifurrahman Salman,SE Selaku Bupati Dompu Minggu (15/6), menyerahkan bantuan rehabilitasi total bangunan gereja GMIT Syalom Dompu sebesar Rp.10 juta. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja GMIT yang berdiri sejak 50 tahun yang lalu. Saat penyerahan bantuan, Bupati didampingi oleh para pejabat Muspida setempat dan disaksikan oleh seluruh Jema`at gereja GMIT Syalom Dompu.

Ketua Panitia pembangunan Lukas Giga mengatakan, Gereja GMIT Syalom Dompu dibangun sejak 50 tahun yang lalu, akibat bencana alam gempa bumi di Dompu beberapa waktu lalu, hamper 50 porsen bangunan tua tersebut rusak berat sehingga memerlukan rehabilitasi total. “Meskipun bangunan ini kami rehab total tetapi tidak akan mengurangi bentuk aslinya,” kata Lukas seraya menambahkan bahwa pembangunan ini direncanakan akan selesai selama 2 tahun dengan menghabiskan dana sekitar 500-an juta rupiah. “Dana yang terkumpul saat ini sebanyak Rp.85 juta berasal dari swadaya Jema`at Gereja Syalom, donator dan bantuan dari Pemkab Dompu. “Terimakasih kepada Bapak Syaifurrahman Salman selaku Bupati yang telah membantu pembangunan tempat ibadah ini,” kata Lukas.

Sementara itu Bupati Dompu dalam sambutanya antara lain mengatakan, bangunan Gereja ini mempunyai nilai sejarah karena di bangun sejak 50 tahun yang lalu. Oleh sebab itu Bupati minta agar bangunan ini dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan ibadah bagi penganut Nasrani yang ada di daerah ini. Bupati juga minta agar seluruh Jema`at Gereja GMIT Syalom Dompu dan seluruh umat Nasrani untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta membantu membangun bumi Nggahi Rawi Pahu ini, dalam perspektif Toleransi dan paradigma Kebangsaaan. Selesai memberikan sambutan, Syaifurrahman yang diikuti oleh Muspida secara bergiliran melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondasi pancang dan disaksikan oleh Para pendeta dan Jema`at Syalom Dompu.[www.dompukab.go.id]

2 comments:

Aulia Studio said...

dae fu... msh banyak Masjid di Dompu ini yg perlu bantuan anda, kok gereja se... bune haba Pilkada sebentar lagi ke dae Fu... kira2 ada harapan ro ?

Kandai Komunity

Berto Betty said...

Terima kasih yang tulus untuk semua dukungan moril dan materil yang telah diberikan. Termasuk menyediakan formasi guru Agama Kristen SMA yang sudah saya peroleh. Hormat dan Salut kepada Bpk walaupun tidak menjadi Bupati lagi. Doa Kami sek dan se Jemaat GMIT selalu menyertai dalam segala kesulitan dan tantangan yang dihadapi, Lemboade...!!!